11.10.11

dengar saja

waktu aku kecil, aku punya banyak sekali teman. kalau dikumpulkan di sebuah lapangan bola, lapangan itu akan penuh tiga perempatnya.

wow, banyak sekali. tapi kenapa kau bercerita itu dengan wajah murung?

karena aku tak kenal. satu pun.

mana bisa begitu? justru teman atau tidak teman itu tergantung pada kenal-tidaknya.

ya. seharusnya begitu.

lalu?

kau tahu teman sekota? teman sekelas? teman sekampus? teman senegara? teman sebenua? adakah kau kenal mereka? sekolahmu ada berapa orang murid? kalau aku tak salah, ada empat ribu, kan? oh, tidak. itu baru satu angkatan. berarti lebih banyak dari itu. apakah kau kenal semuanya? dan mereka semua kau sebut sama, teman satu sekolah dengan tenangnya. padahal kau tak kenal.

aku tak mengerti benar.

ya. ini memang sedikit mudah. mungkin nanti kau akan mengerti.

mungkin.

kau punya musuh?

tidak. tapi aku punya orang yang tidak aku suka. dan dia pun tidak suka aku.

kalian kenal?

mana mungkin aku memusuhi orang yang tak kukenal!

ya. benar juga. kau pernah baca surat kabar? kau kenal beberapa wajah yang terpampang di sana?

ya. banyak sekali. ya.

kau kenal, tapi dia bukan temanmu.
kau kenal, tapi itu justru musuhmu.
kau tak kenal, tapi justrukau bilang dia temanmu.
setelah ini, mudah-mudahan kau mengerti.
*****
keretaku akan sampai beberapa saat lagi.
aku berangkat dulu.

kau lupa membawa tongkatmu.

ya. terima kasih. aku tidak butuh benar benda itu. seharusnya kau tidak usah mengingatkanku. kita tidak saling kenal. cuma kebetulan saja kita bertemu di peron sepi ini. kita sama-sama tidak punya pilihan untuk mengobrol dengan siapa. bahkan kau tidak tahu namaku. kita tidak kenal.

tapi, aku sudah mendengar ceritamu. aku rasa aku berteman denganmu.

ya. mungkin. tapi berteman itu tidak dari satu arah saja, darimu saja. tidak.

jadi aku tidak kau anggap teman?

baiklah. aku temanmu. dan aku temanmu.

jadi, seperti itukah berteman menurutmu? ada proklamirnya?

tidak.

lalu?

aku juga tak tahu.

ya. kita tidak tahu. bahkan setelah bercerita pun kita tak juga bisa.

ya. tapi rasa-rasanya tak serumit itu.

ya.

sampai bertemu lagi.

sampai bertemu lagi.

hai. kenalkan, ini teman saya *****.