ini cerita tentang tempat saya.
hahaha,,
jangan begitu..
iya ini bukan tempat saya sendiri.
ada jutaan orang mengaku-aku tempatnya di sini.
saya salah satunya saja.
hahahaha,,
kamu tahu, tempat saya ini dari dulu, awal berdirinya (setelah tidak punya tempat duduk a.k.a merdeka a.k.a diakui a.k.a sudah punya kitab-kitaban sendiri a.k.a pedagang gorengan a.k.a acah septriasah), dibentuk dengan pembentukan yang membentuk pembentukan.. anjing. apa ini?
hahahaha,,
kamu tahu? (ndaaaak...)
kamu tahu? (ndaaaak...)
kamu tahu? (ndaaaak...)
kamu tahu? (yaudah, apa?)
(hati-hati memaknai 'tempat' setelah ini.)
kami menempatkan pemimpin tertinggi dari tempat yang kami tempati ini di sebuah istana. tempatnya raja-raja. padahal tempat ini adalah sebuah republik. tidak ada raja, yang ada adalah presiden. hahaha,, tapi tempat itu selalu kami sebut istana presiden. hahahahhahahahaahahhhaahahahaha,,
lutunaaaaa...
itu sisa-sisa kerajaan kami yang jaya-jaya dulu. hahahaha,, masih banyak lagi sisa-sisanya, misalnya, upeti, garis kekeluargaan yang dominan di kepemerintahan, menhir, prasasti-prasasti, kuburan-kuburan tua, dan artefak, dan banyaaaaaak lagi. hahahahaha,,
udah dulu ya. lutunaaaaa....
tuhan.
tuhan.
tuhan.
jangan marah.
selamat HUT RI.
(walaupun sekarang bukan tanggal 17 agustus)
1945