terakhir ke pantai, sy menulis ini.
apa?
haha, tentu saja.
sy ke sana sendiri.
jadi tak masalah jika sy ke sana, dan malah menulis.
sy memang ke sana dengan segala yang sy bawa.
tak apa jika sy ke sana, dan ketika sampai, sy bersama mereka.
beruntungnya, tempat itu sepi sungguh.
pantai.
yang sy suka dari pantai adalah langitnya, terlihat jujur.
dan suaranya, tuhan menciptakan mereka seperti sebuah orkestra yang sangat hebat.
ombak mencium karang dengan hangat, dia menjadi ritma penjaga tempo.
angin memainkan nada tinggi, melodik.
malaikat-malaikat kecil bernyanyi merdu bergantian.
langit menjadi panggung yang mahamegah.
laut memberi alas karpet yang sejuk dirasa.
beberapa tahun lalu, tempat ini lebih indah.
ada pantai yang bersih dan luas.
beberapa tahun lagi, tempat sy duduk ini sudah tak bisa diduduki lagi.
terima kasih tuhan.
kamu cool.
perpisahan dengan pantai yang sebentar lagi jadi hotel.
katanya berbintang.
mau coba-coba mengalahkan langit malam.
sia-sia-sia.