yang paling kamu suka apa?
hujan, katamu.
sebegitu sukanya?
ya, katamu.
kenapa?
karena aku merasa hujan adalah kekasihku, katamu.
saat itu, aku lihat langit.
dan melihat awan mendung-teduh.
dia tersenyum.
aku membalas senyumnya dan meneruskan senyum itu kepadamu.
iya, kataku.
aku rasa dia benar-benar kekasihmu.
lalu hujan datang.
kamu berlari ke bawah atap.
dari sana kamu bilang, "hi, kenapa
masih di sana? jangan seperti orang bodoh. kau bisa sakit!"
aku meneteskan air mata.
aku menangis sesegukan.
tapi hujan
menyelamatkanku.
air mataku tak dibedakannya dengan tetesan air yang
dijatuhkannya.
tangis sesegukanku ditutupinya dengan suaranya.
ya.sebentar, kataku.
aku harus menyelesaikan tangisku dulu, kataku dalam
hati.
hujan menemaniku dengan sabar.
dia memeluk sekujur tubuhku dengan pelukannya yang dingin.
tapi setelahnya tubuhku akan panas.
bahkan bisa sakit karena menahan rindu.
dia adalah seorang kekasih yang paling kasihan.
kekasihnya
lari ke tempat yang ia tak bisa jangkau saat ia datang.
bahkan kekasihnya bilang
aku seperti orang bodoh saat menemaninya.
pelan-pelan, aku dan hujan berpelukan.
semakin erat.
aku sampai
menggigil.
aku rasa dia telah menjadi kekasihku.
bukan kekasihnya lagi.
atau masih
tetap kekasihnya juga?
bagaimana mungkin?
ia berlari sangat cepat saat kau akan
menyentuh dan memeluknya!
ya.
aku rasa aku dan hujan adalah pasangan kekasih yang
baru.
pertemuan pertama kami ini adalah pertemuan yang hangat.
menggigil kali ini
membuat badanku panas.
mungkin aku sedang benar-benar jatuh cinta kepadanya.
besoknya, aku bertemu kamu lagi.
apa yang paling kau sukai?
hah?
kau bertanya itu lagi?
itu sudah kujawab kemarin.
jawaban hari ini masih sama dengan kemarin?
tentu saja.
kau kira aku bodoh?
tidak.aku cuma bertanya.
aku melihat ke langit.
dia menggeleng.
dia bilang, dia
berbohong.
aku mengangguk.
lalu hujan datang lagi.
aku menghampirinya.
gadis itu, dari sana, mengumpatiku.
aku rasa kau sudah
benar-benar bodoh, katanya.
lalu masuk ke rumahnya.
menutup pintu rapat.
agar air
dan suaranya tak masuk.
yang aku heran sekarang adalah kenapa ia masih menganggap
hujan adalah kekasihnya?
kamu yang bodoh.
karena hujan adalah kekasihku.
gadis sepertiku tak akan mencinta
dan merindu
sepertimu.