Ah, kamu tak tahu rasanya senang yang ini.
Kamu bayangkan saja.
Kamu tak melakukan apa-apa.
Kamu tak mengusahakan apa-apa.
Lalu seseorang baik hati datang kepadamu membawakan anggur kesukaan.
Kamu tak hanya kecipratan, itu sungguhan.
Kamu teguklah pelan-pelan.
Di rumahmu.
Di tempat dudukmu.
Dan dengan suasana ternyamanmu.
Itu rasanya.
Tapi kamu kali dulu seribu.
Sy senang.
Luar biasa.
Ingin rasanya menggigit hidungmu.
Hahaha!