14.8.13

Lalu kereta pun datang.
Yang berdiri bergantungan tak satu-dua orang.
Kita naik sebagai penumpang.
Sempat berharap, ada tempat kosong yang agak lapang.

(Ada.)

Tapi cuma muat satu tampang.
Itu pun sudah diincar oleh pungkang.

(Lalu kamu berdiri saja.
Seperti sy.)

Dan sy seperti sedang menambah utang.
Nanti kita beli ruang, yang ruangnya lebih luas dari kereta barang.
Dan kamu bisa duduk senang.

Tetaplah riang-riang.
Sabar-sabar, Sayang.