6.1.14

"kampret!"
"mereka datang lagi!"
"kampret sialan!"
"kampret! mereka bisanya cuma mencuri saja! kita sudah susah payah menanam dan merawatnya hingga besar dan berbuah, mereka menyantapnya tanpa rasa bersalah!"

setiap datang musim panen buah, petani di desa kami akan senang. sekaligus waswas. kesenangan datang dari bayangan uang yang nanti diperas dari buah-buah hasil kebun mereka. tapi waswas akan turut serta. setiap malam mereka harus berjaga. agar kelelawar dan hama lain tak hinggap memakan buah mereka. petani harus adu cepat dengan hewan-hewan itu untuk memanen buah.

"kampret!"
"mereka datang lagi!"
"kampret sialan!"
"kampret! mereka bilang kita pencuri! kita sudah susah payah menjaga kelestarian hutan ini, mereka mencurinya tanpa rasa bersalah!"

setiap musim panen buah tiba, kelelawar di desa kami akan senang. sekaligus waswas. kesenangan datang dari bayangan buah yang nanti diperas dari tanah kami, yang dicuri dan diakuakui. tapi waswas akan turut serta. setiap malam mereka berjaga. agar kami tidak memakan buah dari hasil bumi kami. kami harus adu cepat dengan manusia-manusia itu untuk memanen buah.

mami, nanti beli buah, ya.
suruh mbak aja.