di dunia ini ada orang yang tidak jarang diolok-olok orang lain.
tak pagi.
tak siang.
tak malam.
kadang dia diam saja.
kadang dia ikut pula tertawa.
walau jelas tahu bahwa yang ditertawakan adalah dirinya.
olok-olok sebenarnya bukan lelucon murah.
caci-maki pun ada di sana.
aib bikinan orang dilempari ke arah tubuhnya.
atau dia suruh melakukan hal yang sangat bodoh dan hina untuk mendapat sesuatu yang sudah miliknya.
lalu kemudian orang-orang ingkar.
yang dijanjikan kepadanya sebelum itu, dibuang.
atau dirusak tandas.
dan dia akan diam terduduk di dekat barang miliknya itu.
ini perkara biasa.
apalagi jika kau pernah merasa.