15.7.14

"Aku menenangkan hati seorang gadis cantik rupawan dengan kata-kata, 'jangan bersedih terlalu lama'. Sementara itu aku membuat sedih hati kekasihku. Bagaimana menurutmu? Kau pikir aku kurang ajar? Lelaki brengsek? Atau pecundang? Ya. Jawaban itu pernah kuterka. Tapi bukan itu. Aku juga tak tahu. Jika ada yang tahu, itu cuma diriku. Janganlah kamu mencoba untuk tahu lebih dulu. Kamu tak mampu."

Terhadap apa kamu hadapkan dirimu?  Cobalah cermin. Itulah sebaik-baik tempat berkaca.

"Kau benar."